PACITAN (kubaca.com)– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3,8 miliar untuk membantu penanganan kekeringan di Kabupaten Pacitan. Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak krisis air.
Berdasarkan data yang disampaikan, kekeringan melanda 73 desa yang tersebar di sejumlah wilayah Pacitan, mencakup 246 dusun dengan total 21.112 kepala keluarga (KK).
Bantuan diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja di Pacitan, Rabu (21/10). Penyaluran bantuan dropping air bersih dipusatkan di Lapangan Ngebrakmilon, Dusun Sidomakmur, Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo.
Khofifah mengatakan, intervensi Pemprov Jatim merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penanganan kekeringan yang telah dilakukan pemerintah kabupaten.
“Apa yang dilakukan Pemprov adalah melapisi apa yang sudah dikerjakan oleh pemkab atau pemkot,” kata Khofifah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi secara optimal.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 8.763 rit dropping air bersih, 120 unit jeriken, 80 unit tandon air, 400 unit terpal, serta 10 unit tandon lipat. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang distribusi sekaligus penyimpanan air bersih bagi warga yang membutuhkan.
Resmikan Jalan Beton Sepanjang 2,5 Kilometer
Selain menyerahkan bantuan penanganan kekeringan, Khofifah juga meresmikan pembangunan jalan di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo. Jalan yang berada di ruas Jalan Rute Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton.
Panjang ruas jalan yang ditangani mencapai 2,5 kilometer dengan lebar 2,25 meter. Pembangunan infrastruktur tersebut menelan anggaran sekitar Rp 3 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur.
Khofifah berharap, perbaikan jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi warga setempat.
“Semoga pembangunan jalan ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, peresmian juga dirangkai dengan penandatanganan atau peresmian prasasti sejumlah infrastruktur lainnya. Di antaranya Jalan Kasihan, Jembatan Kaligoro di Kecamatan Sudimoro, pembangunan jalan Arjosari–Purwantoro, serta talud jalan Karanggede–Jatimalang di Kecamatan Arjosari.
Setelah menyelesaikan agenda di Desa Kasihan, rombongan gubernur melanjutkan perjalanan menuju kawasan perkotaan Pacitan. Khofifah dijadwalkan bermalam di Pacitan sebelum melanjutkan agenda kunjungan berikutnya.(AKz)












