PACITAN – Suasana santai pelanggan angkringan di sekitar Perempatan Kenceng, Desa Baleharjo, Kabupaten Pacitan, mendadak berubah tegang, Senin siang. Seekor biawak berukuran sekitar satu meter tiba-tiba muncul dan berjalan mendekati pelanggan yang tengah asyik menikmati kopi.
Suara gesekan tubuh biawak dengan permukaan jalan terdengar, “srak, srek, srek”. Kemunculan hewan reptil tersebut sontak membuat sejumlah pelanggan terkejut.
“Hei, biawak, biawak!” teriak beberapa pelanggan sembari memperhatikan pergerakan hewan tersebut.
Bukannya menjauh, biawak itu justru berlari menuju sebuah rumah yang berada di sekitar angkringan. Seorang pelanggan bernama Edwin kemudian memberanikan diri mengejar biawak tersebut hingga masuk ke dalam rumah.
Edwin akhirnya berhasil menangkap biawak itu dengan tangan kosong. Namun, bukan perkara mudah. Biawak terus memutar dan berusaha melepaskan diri, sementara Edwin berusaha menjaga agar tangannya tidak sampai digigit.
Setelah beberapa kali berputar dan berusaha melawan, biawak tersebut akhirnya mulai lemas. Pemilik angkringan kemudian mengambil karung untuk digunakan sebagai wadah.
“Berat juga, sekitar tiga kilo. Lengan sampai pegal,” kata Edwin.
Biawak tersebut diperkirakan muncul dari saluran selokan sebelum berjalan menuju area angkringan. Kemunculannya yang tiba-tiba sontak membuat pelanggan kaget sekaligus penasaran.
“Gak tahu dari mana, langsung lari menuju rumah,” pungkas Edwin.
Peristiwa tersebut menjadi tontonan warga dan pelanggan angkringan. Suasana yang semula tenang pun berubah riuh akibat kemunculan reptil yang tak biasa tersebut.












