PONOROGO – Aksi pencurian disertai perusakan terjadi di SMK Al Inabah, Desa Japan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (11/2/2026) pagi. Pelaku tidak hanya menggondol barang milik sekolah, tetapi juga merusak sejumlah fasilitas dan perangkat elektronik.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.20 WIB oleh seorang guru yang hendak memasuki area sekolah. Saat tiba di lokasi, kondisi sekolah sudah dalam keadaan berantakan.
“Banner sekolah rusak dan beberapa ruangan terlihat acak-acakan. Sejumlah perangkat juga dalam kondisi rusak,” ujar Irwan Ridho, guru SMK Al Inabah.
Sejumlah barang elektronik dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya monitor komputer, CPU, kamera CCTV, hingga kipas angin. Sementara barang yang diketahui hilang adalah satu unit kamera DSLR dan sebuah teko elektrik.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sebilah pedang jenis katana yang diduga milik pelaku dan digunakan saat beraksi.
Berdasarkan hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP), aksi pencurian diperkirakan terjadi antara pukul 05.00 hingga 06.00 WIB. Namun, proses penyelidikan terkendala karena kamera CCTV di sekolah tersebut hanya berfungsi sebagai live view dan tidak merekam.
Kapolsek Babadan, AKP Yudha Setiawan, mengatakan pihaknya saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ponorogo untuk mendalami kasus tersebut.
“Masih dalam penyelidikan. Kami dalami modusnya dan identitas pelaku,” ujarnya.
Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dan masih mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.











