Pemkab Pastikan BLT DBHCHT 2026 Tepat Sasaran untuk Buruh dan Warga Miskin

PACITAN – Penyaluran BLT DBHCHT tahun 2026 di Kabupaten Pacitan akan difokuskan pada ketepatan sasaran agar benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Total anggaran Rp3,75 miliar disiapkan untuk 6.016 penerima manfaat.

Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Pacitan, Agung Mukti Wibowo, menegaskan bahwa seluruh data penerima akan diverifikasi ulang sebelum bantuan dicairkan.

“Kami tetap lakukan verifikasi dan validasi. Jika ada yang sudah tidak memenuhi kriteria, maka akan diganti dengan yang lebih berhak,” kata Agung.

Ia menyebutkan penerima terdiri dari buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, serta 516 warga miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial lainnya.

“Prinsipnya bantuan ini harus tepat sasaran, sehingga benar-benar membantu masyarakat yang terdampak sektor pertembakauan,” jelasnya.

Penyaluran bantuan dijadwalkan pada semester kedua dengan durasi dua bulan, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Pemkab berharap BLT DBHCHT dapat memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga buruh tembakau.

Sebagai penutup, pemerintah mengajak masyarakat mengenali ciri-ciri rokok ilegal, di antaranya tidak memiliki pita cukai, pita cukai terlihat rusak atau palsu, pita cukai tidak sesuai dengan merek rokok, serta dijual dengan harga sangat murah. Masyarakat diimbau melaporkan peredaran rokok ilegal demi menjaga keberlangsungan dana DBHCHT yang kembali kepada rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *