Pacitan (kubaca.com) – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 kembali mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis (6/2/2026) dini hari. Gempa terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap tidur, sehingga menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 01.06.11 WIB dengan koordinat 8.98 Lintang Selatan dan 111.17 Bujur Timur, atau sekitar 89 kilometer selatan Pacitan, Jawa Timur. Gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Guncangan dirasakan cukup kuat oleh warga, terutama di wilayah Kecamatan Tulakan dan sekitarnya. Banyak warga yang terbangun dari tidur dan langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Di Kecamatan Tulakan, suasana sempat mencekam setelah suara kentongan terdengar riuh di berbagai penjuru desa sebagai tanda peringatan bahaya. Warga saling membangunkan dan memastikan kondisi keluarga serta lingkungan sekitar.
“Getarannya cukup lama, kami langsung bangun dan keluar rumah. Kentongan langsung dibunyikan warga sebagai tanda bahaya,” ujar Jumani salah satu warga Tulakan.
Gempa ini terjadi hanya beberapa hari setelah sebelumnya Pacitan diguncang gempa darat intraslab pada 27 Januari 2026 lalu yang berpusat di sekitar Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo. Rentetan gempa tersebut menambah kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana di wilayah pesisir selatan Jawa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang dikelola Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan terkait korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Akz)



