PACITAN – Penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kembali memberikan dampak signifikan bagi petani tembakau di Pacitan. Selain membantu meringankan kebutuhan harian, bantuan ini juga memperkuat daya tahan ekonomi keluarga petani di tengah fluktuasi harga dan biaya produksi yang terus naik.
Miswanto, salah satu petani tembakau di Kecamatan Tegalombo, menyebut DBHCHT benar-benar membantu mereka bertahan di musim tanam.
“Bantuan ini sangat meringankan. Setidaknya kami bisa menutup sebagian biaya pupuk dan perawatan lahan. Hasil panen kemarin juga lebih baik karena bisa dirawat optimal,” ujarnya.
Menurutnya, tanpa dukungan tersebut, banyak petani yang kesulitan mempertahankan luas tanam akibat tekanan biaya.
Hal senada juga disampaikan Tukino, petani lainnya. Ia menilai DBHCHT bukan sekadar bantuan tunai, tetapi stimulan yang membuat petani tetap semangat.
“Kalau tidak ada DBHCHT, kami pasti lebih berat. Bantuan ini membuat kami bisa terus menanam dan memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.
Dengan dukungan ini, petani berharap sektor tembakau di Pacitan bisa semakin maju dan berkontribusi pada ekonomi lokal.











